Kapan Oppo Mirror 3 Beredar di Indonesia?

KOMPAS.com - Mirror 3, salah satu smartphone baru dari Oppo, dikabarkan akan segera dirilis di Indonesia. Menurut rumor yang berkembang, perangkat tersebut sudah akan dipasarkan pada akhir Februari 2015 ini.

Oppo Mirror 3 sendiri diperkenalkan untuk pertama kalinya secara global pada Januari 2015 ini. Ia diposisikan oleh Oppo untuk pasar kelas menengah.

Meski berada di kelas tersebut, perusahaan asal Tiongkok tersebut melengkapinya dengan spesifikasi yang cukup baik. Produk itu memiliki layar dengan bentang 4,7 inci yang mendukung resolusi 720 piksel dan tingkat kerapatan 312 ppi.

Selain itu, Mirror 3 dilengkapi dengan prosesor Snapdragon 410 64-bit 1,2 GHz quad-core dari Qualcomm, RAM 1GB, dan media penyimpanan internal berkapasitas 8 GB.

Dari segi kamera, Mirror 3 dilengkapi kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel. Dengan kamera depan itu, seharusnya perangkat ini bisa menjepret foto selfie dengan baik.

Salah satu kelebihan dari perangkat ini kemampuan pengisian daya cepat. Oppo mengklaim bahwa kapasitas baterai Mirror 3 sebesar 2.000 mAh dapat diisi penuh hanya dalam waktu 90 menit, asalkan menggunakan adapter dari pihak Oppo. 

Adapter tersebut dikatakan dirancang dengan arus lebih besar, 5V 2A. Tidak hanya itu, adapter ini dibenamkan chip MCU sebagai pengontrol arus tegangan yang masuk.

Hingga saat ini, masih belum ada bocoran informasi perihal harga resmi perangkat tersebut di Indonesia. Di luar negeri, Mirror 3 dibanderol sekitar 280 dollar AS atau Rp 3,6 juta.

Related Posts:

Samsung Siapkan Pesaing iPad Tertipis

KOMPAS.com — Samsung dikabarkan sedang menyiapkan rancangan tablet Galaxy Tab barunya yang diklaim lebih tipis dibanding iPad Air 2. Tablet Android ini digadang-gadang sebagai senjata pembunuh iPad. 

Dikutip KompasTekno dari Sam Mobile, Senin (16/2/2015), tablet premium Samsung tersebut akan mengusung nama Galaxy Tab S2 sebagai suksesor pendahulunya, yaitu Galaxy Tab S.

Menurut Sam Mobile, Galaxy Tab S2 akan lebih tipis dibandingkan iPad Air 2, yang hingga kini merupakan tablet Apple yang tertipis. Bahkan, profil tipisnya itu menjadi subyek pemasaran utama tablet baru Apple tersebut.

iPad Air 2 memiliki ketebalan 6,1 mm, jauh lebih tipis dibanding iPad Air dengan dimensi 7,5 mm dan iPad Mini (7,5 - 7,2 mm tergantung model), dan bahkan lebih tipis dibandingkan dengan smartphone iPhone 6.

Selain lebih tipis dari iPad Air 2, Galaxy Tab S2 juga dikabarkan akan memiliki bodi dari bahan logam. Pilihan bodi berbahan logam dipilih Samsung untuk meneruskan trengadget-gadget premiumnya, seperti dalam lini smartphone dengan Galaxy S6-nya. 

Menurut Sam Mobile, Galaxy Tab S2 akan memiliki dua versi ukuran layar, yaitu 8,0 inci dan 9,7 inci. Jika membandingkan ukuran layar tersebut dengan Galaxy Tab S, yaitu 8,4 inci dan 10,5 inci, tampaknya Samsung akan mengusung rasio aspek 4:3 alih-alih 16:9 dalam perangkat tablet premium barunya itu.

Aspek rasio 4:3 tersebut sebelumnya sempat dikabarkan akan dipakai Samsung dalam perangkat tablet kelas menengahnya, yaitu Galaxy Tab A dan Galaxy Tab A Plus.

Belum ada detail lebih lanjut tentang Galaxy Tab S2 dari Samsung, seperti spesifikasi dan ketersediaannya.

Related Posts:

Mito Tambah Jatah 5.000 Unit Android One

KOMPAS.com - Bersama Evercoss dan Nexian, Mito ikut meramaikan kehadiran perdana ponsel murah Android One di Indonesia minggu lalu. 

Brand lokal ini menggelar pemesanan di situs belanja online Blibli.com, di mana seluruh ponsel Android One Mito Impact yang tersedia diklaim sudah habis dipesan dalam waktu satu hari.

Kendati sempat tandas, keterangan tertulis yang diterima KompasTekno,Selasa (10/2/2015) menyebutkan bahwa Mito kini telah menambah jatah pemesanan ponsel sebanyak 5.000 unit.

Akan tetapi, berbeda dari sebelumnya, Mito menaikkan harga untuk pre-order Android One Impact dari Rp 699 ribu menjadi Rp 999 ribu.

Angka 5.000 unit tersebut mencakup jatah pemesanan ponsel Andrpod One Mito Impact hingga akhir Februari. Saat sudah habis nanti, Mito akan menjual Impact dengan harga normal sebesar Rp 1,2 juta.

Mito Impact sendiri dibekali layar 4,5 inci dengan resolusi 854x480. Di baliknya tertanam prosesor quad-core ARM Cortex A7 1,3 GHz, RAM 1GB, kapasitas memori internal 8 GB, baterai 1.700 mAh, serta kamera 5 megapixel dan 2 megapixel.

Spesifikasi tersebut terbilang seragam dengan dua ponsel Android One lokal lainnya, Evercoss One X dan Nexian Journey One. Adapun sistem operasi yang digunakan adalah Android 5.1 Lollipop terbaru.

Related Posts:

Microsoft Office Kini Tersedia untuk Tablet Android

KOMPAS.com - Setelah tiga bulan menanti, Microsoft Office akhirnya secara resmi dirilis untuk produk tablet Android. Kini, layanan-layanan Office seperti Word, PowerPoint, dan Excel, dapat digunakan di perangkat ukuran menengah Android.

Dilansir KompasTekno, Selasa (3/2/2015) dari Cnet, aplikasi Office pada tablet Android kurang lebih sama dengan versi pada iOS. 

Pengguna Android dapat membuat dan mengedit dokumen serta mensinkronisasikannya ke dalam layanan komputasi penyimpanan OneDrive. Jadi pengguna dapat bekerja kapanpun dan di manapun.

Pratinjau dari aplikasi Office untuk tablet Android ini sebenarnya telah dibuat pada November lalu. Kemudian versi beta-nya telah dirilis pada awal Januari. Kini, aplikasi tersebut telah dianggap matang seutuhnya. 

Bagi yang ingin mengunduh Office di tablet Android, akan digratiskan selama sebulan untuk masa percobaan. Setelah itu, pengguna dapat memilih layanan yang dibutuhkan diOffice 365. Rentang harga beragam sesuai kebutuhan pengguna.

Aplikasi ini mendukung tablet Android KitKat 4.4 yang berlayar 7 inci ke atas. Sayangnya, Office belum dapat mendukung phablet Android.

Related Posts:

Smartphone Ini Lebih Tipis dari iPhone 6

KOMPAS.com - Dengan ketebalan 4,7 mm, smartphone yang segera diluncurkan oleh vendor Tiongkok, Ivvi akan menjadi smartphone paling tipis di dunia, mengalahkan Oppo R5, iPhone 6, dan Xiaomi Mi Note.

Dilaporkan oleh situs GizmoChina, Jumat (23/1/2015), saat ini Ivvi telah memiliki model Vivo X5 Max dengan ketebalan 4,75 mm. Penerus Vivo X5 Max tersebut dikabarkan akan memiliki ukuran 5 mm lebih tipis dibanding pendahulunya, yaitu sekitar 4,7 mm. 

Dengan demikian, jika benar diluncurkan, penerus Vivo X5 Max bakal menyandang gelar smartphone tertipis di dunia. 

Sebagai perbandingan, Oppo R5 yang diluncurkan pada November 2014 lalu sempat diklaim sebagai smartphone tertipis di dunia dengan ketebalan hanya 4,85 mm. Sementara iPhone 6 dan Xiaomi Mi Note keduanya sama-sama memiliki ketebalan di rentang 6,9 mm.

Ivvi adalah brand smartphone di bawah merek Coolpad yang lebih populer di Tiongkok. Smartphone-smartphone buatan Ivvi hanya beredar di pasar dalam negeri Tiongkok saja, tidak di negara-negara lain. 

Namun, detail lebih lanjut tentang smartphone Ivvi terbaru itu belum banyak beredar, selain ukuran layar yang diusung sebesar 4,7 inci, grill speaker di bagian bawah belakang, serta lena kamera yang menonjol dengan lampu flash LED.

Smartphone ini juga akan menggunakan bodi dengan bahan plastik, berbeda dari pendahulunya Vivo X5 Max yang menggunakan bahan logam.

Related Posts:

Cara Lazada Kirim Barang Pesanan dengan Cepat

JAKARTA, KOMPAS.com - Tidak semua barang yang dipesan dari Lazada Indonesia dikirimkan melalui penyedia layanan pengiriman dari pihak ketiga. Lazada juga memiliki tim pengiriman sendiri bernama Lazada Express (LEX) yang menggunakan hub, titik penghubung antara gudang dengan pembeli.

"Hub ini kita bangun kantor sendiri. Untuk meng-handle barang yg sudah di-packing. Lebih untuk delivery," ujar Senior Vice President Operational Lazada Indonesia, Ryn Hermawan kepada para awak media yang mengunjungi gudang baru Lazada Indonesia di Cakung, Jakarta Utara, Selasa (20/1/2015).

"(Dikirimkan) ke hub dulu supaya ada konsolidasi. Jadi kalau ada yang areanya sama, satu orang bisa langsung membawa banyak," imbuhnya.

Di dalam hub tersebutlah dilakukan penyortiran. Selain untuk efektivitas, cara seperti ini dinilai membuat pengiriman bisa lebih cepat, akurat, dan aman. 

Pengiriman yang dilakukan dari hub tersebut biasanya menggunakan metode cash on delivery (COD). Penanganannya pun oleh tim resmi yang menggunakan seragam Lazada.

Masing-masing kurir Lazada yang menangani COD pun memiliki batas transaksi. Mereka tidak diizinkan menerima transaksi lebih dari Rp 25 juta.

Saat ini, dikatakan Ryn, mereka memiliki 15 hub yang berlokasi di kota-kota besar. Misalnya di sekitar Jakarta adalah wilayah Selatan, Utara, Pusat, Bekasi dan Tangerang. 

"Pada akhir tahun ini, rencananya menambah jadi 40 sampai 50 hub. Jadi kira-kira setiap bulan akan buka 4-5 hub," tambahnya.

Daerah yang menjadi target adalah kota-kota besar lain di seluruh Indonesia, misalnya Manado, Padang, dan Bandarlampung. Kota-kota kecil tidak termasuk dalam daftar pembangunan hub. Untuk urusan kota-kota kecil atau yang berada di ujung timur Indonesia, Lazada mempercayakannya pada third party logistic yang lebih memahami wilayah. 

"Sejauh ini Lex paling bagus. Misalnya soal hari sampainya, Lex satu hari lebih cepat.Security juga beda. Karena controlnya secara langsung.

Lazada Indonesia bekerja sama dengan JNE, Pandu Logistic dan First Logistic untuk urusan pengiriman yang belum dapat dijangkau Lex.

Related Posts:

XL Luncurkan Layanan Internet #LoveBekasi

BEKASI, KOMPAS.com - Perusahaan layanan seluler XL Axiata meluncurkan program layanan internet yang khusus ditujukan untuk pengguna di kota Bekasi, Selasa (13/1/2015).

Program bertajuk “Kawasan Internet Cepat XL #LoveBekasi 2015” dibuat oleh XL agar pelanggannya di Bekasi mendapat layanan internet yang lebih berkualitas.

"Pertumbuhan pelanggan data di Bekasi tak kalah dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia," kata GM Sales XL Jabodetabek Inner, Rd. Sofia Purbayanti dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno.

Sofia juga menyebutkan pertumbuhan pengguna layanan data di Indonesia sangat pesat, termasuk salah satunya di wilayah Bekasi. "Dari total 1,73 juta pelanggan XL di Bekasi pada akhir September 2014, tercatat lebih dari separuhnya merupakan pengguna layanan data," ujar Sofia.

Untuk memastikan program baru ini dapat dinikmati oleh seluruh pelanggan XL di wilayah Bekasi, XL Jabodetabek telah meningkatkan kualitas jaringan dan terus memperluas jangkauan jaringan XL hingga ke pelosok di wilayah Bekasi. 

Tercatat hingga kini terdapat lebih dari 1.800 BTS yang tersebar di Bekasi, baik Bekasi kota maupun Kabupaten Bekasi.

Program “Kawasan Internet Cepat XL #LoveBekasi 2015” yang diluncurkan meliputi:

- Aplikasi MyXL
Untuk mempermudah pelanggan dalam ber-internet, XL menghadirkan aplikasi ‘MyXL’ yang akan mempermudah pembelian paket internet, pembelian pulsa, informasi pulsa dan informasi kuota internet. Aplikasi ‘MyXL’ dapat diakses melalui my.xl.co.id atau diunduh melalui toko aplikasi.

- Gratis chattting
Bagi masyarakat Bekasi yang baru menjadi pelanggan XL, secara otomatis dapat menikmati layanan Bebas Chatting (BBM, WhatsApp, dan Line) dengan kuota 150 MB per bulan selama 3 bulan. Layanan ini dapat dinikmati oleh pelanggan yang menggunakan Android, iOS, maupun Blackberry.

Kegiatan #LoveBekasi
Pada program #LoveBekasi ini XL Jabodetabek akan menggelar beragam kegiatan interaktif secara berkesinambungan yang akan melibatkan pelanggan dan masyarakat Bekasi. 

Beberapa kegiatan diantaranya seperti senam sehat, kompetisi bakat, seni pelajar sekolah, workshop komunitas kampus, dan masih banyak lagi kegiatan yang akan digelar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bekasi.

Beragam rangkaian kegiatan tersebut dapat terus diikuti melalui twitter @XLandMe dengan hastag #LoveBekasi.

Related Posts:

Ponsel Android Pertama Kodak Muncul di CES

KOMPAS.com - Kodak akhirnya memenuhi janjinya untuk memarkan smartphone Android pertama mereka di ajang pameran Consumer Electronic Show (CES) 2015, Senin (5/1/2014) di Las Vegas, AS.

Smartphone Android dengan nama Kodak IM5 tersebut dikembangkan Kodak bersama dengan pabrikan perangkat mobile bernama Bulitt Group. 

Keduanya mengembangkan smartphone dengan kamera yang unggul dan mudah digunakan, sehingga pengguna awam tidak perlu repot saat menggunakan kamera di smartphone-smartphone kelas atas.

Menurut Cnet, seperti dikutip oleh KompasTekno, Kamis (8/1/2014), Kodak IM5 memiliki ukuran layar 5 inci dengan resolusi HD 720p, dengan spesifikasi teknis prosesor octa core1,7 GHz buatan MediaTek, RAM 1 GB, dan penyimpanan internal 8 GB.

Selain itu, Kodak juga menyediakan fitur slot dual-SIM dalam smartphone yang berbobot 120 gram ini. 

Sementara dalam hal kamera, IM5 memiliki kamera belakang dengan sensor resolusi 13 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel.

CNET
Kodak IM5
Sebagai vendor kamera, Kodak tentunya memberikan beragam fitur terkait fotografi dalam smartphone pertamanya ini. Beberapa di antaranya adalah fitur yang meminta persetujuan pengguna sebelum foto disimpan di smartphone. 

Selain itu terdapat tombol "Print" dan "Share" di versi Android yang mereka gunakan, karena baik kodak maupun Bullit ingin agar pengguna IM5 bisa berbagi foto secara cepat begitu mereka memotretnya.

Smartphone ini saat diluncurkan menjalankan sistem operasi Android 4.4.2 KitKat. Namun Kodak berjanji akan memberikan upgrade ke Android 5.0 Lollipop pada akhir tahun ini.

Untuk tahap awal, Kodak baru memasarkan smartphone Android-nya di pasar Eropa saja. Harga yang ditawarkan untuk IM5 adalah 249 dollar AS dan mulai dijual pada kuartal pertama 2015.
ist
Kodak IM5

Related Posts:

Browser Baru Microsoft Mirip Chrome dan Firefox

KOMPAS.com – Microsoft sedang menggarap sebuah peramban (browser) baru yang akan disematkan pada Windows 10. Namun peramban tersebut bukanlah Internet Explorer (IE) 12, melainkan sebuah peramban baru dengan nama panggilan Spartan dan 'rasa' yang mirip Chrome atau Firefox.

Seperti dilansir KompasTekno dari Cnet, Selasa (30/12/2014), desas-desus soal peramban baru itu muncul ke permukaan setelah Thomas Nigro (@ThomasNigro) berkicau di Twitter.

“Oke, jadi Microsoft akan segera meluncurkan peramban baru yang bukan Internet Explorer dan akan menjadikannya default pada Windows 10. Wow,” kicau pria yang merupakan developer VLC versi modern sekaligus pimpinan Microsoft Student Partner itu.

Sumber anonim dari Cnet mengatakan bahwa Windows 10 tersebut nantinya akan menggunakan peramban Spartan dan IE 11. Penggunaan IE 11 tersebut dilakukan untuk mendukung hardware-compatibility saja. Sementara itu Spartan akan hadir di versidesktop maupun mobile.

Sebutan Spartan hanyalah sebagai nama panggilan saja. Saat ini, sumber Cnet mengungkapkan bahwa Microsoft belum tahu nama yang akan diberikan pada peramban baru itu. Spartan diprediksi akan muncul pada 21 Januari, saat Microsoft mengumumkan fitur-fitur terbarunya.

Related Posts:

Inikah Jagoan Baru Oppo?

KOMPAS.com - Bocoran smartphone baru dari Oppo yang berkode R8702 sempat mengemuka. Kali ini perangkat tersebut tampil dalam bentuk "utuh" lewat foto-foto yang beredar di Internet.

Keterangan tertulis yang diterima KompasTekno menyebutkan bahwa R8702 akan dipasarkan dengan nama resmi Oppo R1C.

Karena itu ada kemungkinan bahwa perangkat tersebut merupakan penerus dari smartphone sebelumnya dari Oppo yang bernama R1.

Dalam foto terlihat tubuh R1C dilapis cangkang belakang berwarna biru metalik mengilap. Di sisi ini terdapat pola "3D Diamond Glass yang dilapis bahan kaca.

Jeroan internal Oppo R1C disinyalir mencakup prosesor 8-core Snapdragon 615 seperti milik saudaranya, R5, kamera utama 13 megapixel dan kamera depan 5 megapixel, kapasitas memori internal 16 GB, serta kemampuan koneksi 4G.

Adapun layarnya disebutkan berukuan 5 icni dengan resolusi 720p (1280x720). Masih belum diketahui berapa harga perangkat ini ataupun jadwal kemunculannya nanti.
Oppo
Bocoran foto Oppo R1C

Related Posts:

Tips Memotret Panorama dengan Smartphone

KOMPAS.com - Saat ini kamera dari smartphone memiliki fitur bawaan yang beragam yang memudahkan penggunanya dalam mengambil foto dengan berbagai cara. Salah satu fitur bawaan yang menarik dari kamera smartphone adalah foto panorama.  

Foto panorama merupakan foto yang dihasilkan dari penggabung beberapa gambar untuk membentuk hasil foto yang lebar memanjang. Biasanya foto panorama ini digunakan pada saat kita ingin mengambil gambar pemandangan atau keseluruhan area.

Berikut adalah beberapa tips singkat mengambil foto panorama:

1. Minimalkan Gerakan

Ketika ingin mengambil foto panorama, biasanya aplikasi bawaan kamera smartphoneakan memberikan panduan dalam menggeser smartphone dari kiri ke kanan agar mendapatkan hasil gambar yang baik. Ketika pergeseran ini sebaiknya pembaca melakukan pergerakan secara perlahan agar menghasilkan foto yang tidak blur.

2. Pilih Pencahayaan yang Baik

Selain itu, dalam hal pencahayaan sebaiknya melihat area yang tepat sebelum mengambil foto. Kondisi cahaya yang berubah-ubah tidak kondusif, karena akan menyebabkan gambar yang dihasilkan kurang baik. 

3. Perhatikan Gerakan Subyek Foto

Pastikan juga bahwa subyek di sekitar area yang akan diambilnya fotonya tidak dapat bergerak dengan cepat agar tidak merusak hasil foto panorama yang diambil. 

4. Perhatikan Cuaca

Hal lain yang perlu dilakukan adalah memperhatikan kondisi cuaca yang sedang terjadi. Karena, apabila terdapat gangguan seperti hujan, bisa menyebabkan aplikasi sulit mengenali sudut foto untuk disambungkan.

Pada perangkat smartphone tertentu, foto panorama bisa diambil dengan fitur Auto Panorama. Fitur ini memungkinkan penggunanya dapat mengambil foto panorama secara otomatis tanpa perlu menggeser smartphone dari titik awal hingga akhir foto.

Hal itu, misalnya, dapat dilakukan lewat perangkat Oppo N3 yang memiliki kamera yang dapat diputar dari depan ke belakang. Meski otomatis, pengguna tetap perlu memerhatikan beberapa tips di atas dalam mengambil foto panorama, terutama terkait gerakan tangan dan subyek.

Related Posts:

Agar "E-commerce" di Indonesia Naik 20 Kali Lipat

JAKARTA, KOMPAS.com - Para penggiat e-commerce di Indonesia sedang bergairah, jumlah transaksi jual beli online di Indonesia disebut meningkat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Meski demikian, peningkatan ini seharusnya bisa lebih tinggi, seperti dituturkan Managing Director Mountain SEA Ventures Andy Zain.

Penetrasi e-commerce di Indonesia saat ini ternyata baru mencapai sekitar 1 persen, bandingkan dengan negara-negara berkembang lain yang sudah mencapai angka 20 persen.

"Yang terjadi di Indonesia ini sebenarnya belum apa-apanya, bahkan bisa meningkat 20 kali lipat dari yang sekarang," demikian ujar Andy Zainsaat dijumpai KompasTekno di acara Startup Asia di Jakarta, Rabu, (26/11/2014).

Menurut Andy,  Indonesia memiliki potensi transaksi e-commerce yang besar hingga 565 miliar dollar AS dalam kurun waktu hingga lima tahun ke depan. 

Potensi e-commerce di Indonesia bisa mencapai 20 kali lipat ketimbang kondisi saat ini, asal "pekerjaan rumah"  yang ada saat ini bisa dibereskan. Untuk menuju ke sana, dibutuhkan teknologi finansial yang memadai. 

"Financial technology ini bisa menjadi pilar untuk untuk meningkatkan inovasi pembayaran, sehingga transaksi bisa lebih cepat dengan e-money," kata Andy.

Selain itu, Indonesia saat ini masih menghadapi kendala yang menyebabkan pertumbuhan e-commerce berjalan pelan. Kendala-kendala itu pada dasarnya terbagi dalam tiga kategori, seperti infrastruktur internet, logistik, dan model pembayaran onlineyang masih terkotak-kotak.

Ditambahkan oleh Andy, regulasi yang diterapkan oleh pemerintah saat ini juga belum mendukung ekosistem e-commerce sehingga bisa bertumbuh lebih pesat. Sementara di sisi lain, perlindungan konsumen dalam transaksi e-commerce juga masih rendah.

"Kalau itu semua bisa kita sembuhkan, maka industri e-commerce kita akan lebih sehat, potensinya bisa 20 kali lipat dari yang sekarang," demikian kata Andy.

Harapan baru

Andy juga mengatakan, dengan pemerintahan yang baru, dunia e-commerce di Indonesia diyakininya bisa berkembang dan dioptimalkan lagi.

Harapan Andy tersebut didasarkan pada banyaknya inisiatif yang dilakukan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui kebijakan-kebijakannya yang mengandalkan teknologi e-payment, seperti penyaluran Bantuan Tunai Langsung (BTL) yang disalurkan melalui ponsel.

"Kita sekarang memiliki Menkominfo yang berasal dari industri, selain itu Presiden Jokowi juga telah berinisiatif menggunakan kartu SIM untuk menyalurkan bantuan tunai," kata Andy.

"Kalau satu keluarga miskin memiliki uang digital Rp 200.000 per bulan, bayangkanimpact-nya bagi industri e-commerce, ini bisa menggerakkan ekonomi baru," imbuh Andy.

Momen inilah yang menurut Andy harus dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga bisa memacu perputaran uang digital yang lebih tinggi lagi dan menumbuhkan industri e-commerce di Indonesia.

Namun, metode pembayaran dengan menggunakan rekening seluler itu disebut Andy juga belum sempurna di Indonesia, karena terkesan masih terkotak-kotak dan belum ada satu format yang bisa mencakup smeuanya.

"Sekarang pelaku industri telko punya e-wallet sendiri-sendiri, ini juga bisa menyusahkan masyarakat," katanya.

Model e-payment milik operator seluler di Indonesia saat ini juga disebut Andy masih menganut sistem tertutup. "Karena itu dibutuhkan true digital dan mobile payment, agar mempermudah pembayaran," tegasnya.

Dengan model pembayaran yang menyatu, maka hal tersebut juga bisa mempermudah industri untuk ikut bergabung, sehingga makin banyak yang menggunakan e-payment dan tercipta ekosistem e-commerce yang lebih kuat lagi.

Related Posts:

Nokia N1 Pakai Konektor USB yang "Dikebiri"

KOMPAS.com - Nokia pada Selasa (19/11/2014) secara mengejutkan meluncurkanperangkat tablet Android yang diberi nama Nokia N1. Tablet Android 7,9 inci ini juga menjadi salah satu yang pertama mengusung konektor USB Type C reversible (bolak-balik).

USB Type-C adalah standar konektor USB (Universal Serial Bus) baru yang ditetapkan pada Agustus 2014 lalu. Belum banyak vendor elektronik yang mengusung konektor jenis ini karena mereka menunggu ajang Consumer Electronic Show (CES) CES 2015 untuk memperkenalkannya.

Dikutip KompasTekno dari The Verge, Selasa (19/11/2014), USB-Type C memiliki profil konektor yang lebih ramping. Desain reversible (bolak-balik) yang dirancang dimaksudkan agar pengguna tidak bingung orientasi kabel mana yang akan dihubungkan.

Namun, walau sebenarnya jenis konektor ini mendukung standar USB 3.1 denganbandwidth hingga 10 Gbps, Nokia nampaknya tidak menyertakan dukungan tersebut dalam tablet Nokia N1.

Alih-alih, USB Type-C yang ditanamkan Nokia hanya mendukung standar USB 2.0 yang lebih lama dengan kecepatan bandwidth yang rendah, mengapa? 

Menurut penjelasan Nokia, pihak rekanannya, Foxconn saat ini belum memiliki solusi untuk chipset yang digunakan Nokia jika ingin mendukung kecepatan bandwidth USB hingga 10 Gbps. 

"Kami percaya konektor bolak-balik akan mempermudah segalanya, chipset dari Intel sudah mendukungnya dan kami ingin memaksimalkannya, namun kemampuan USB 3.1 belum tersedia untuk chipset tersebut saat ini," demikian pernyataan Nokia.
Sumber: The Verge
Editor: Wicak Hidayat

Related Posts:

Moto G Jadi yang Pertama Cicipi Android Lollipop

KOMPAS.com - Motorola Moto G dikabarkan telah mendapatkan update sistem operasi Android 5.0 Lollipop. Dengan demikian, Moto G menjadi perangkat smartphone Android pertama yang mencicipi sistem operasi terbaru dari Google ini.

Dilansir ArsTechnica pada Rabu (12/11/2014), pengguna Motorola Moto G versi unlockeddi Amerika Serikat sudah bisa mengunduh pembaruan Android 5.0 Lollipop sebesar 386,7 MB. 

Sebelumnya, dua model smartphone lain, Moto X dan LG G3 juga dikabarkan bakal segera mendapatkan Android 5.0 Lollipop, namun keduanya saat ini masih dalam tahap pengujian.

Motorola Moto G sendiri selama ini dikenal memiliki versi Android "stock" yang bersih dari aplikasi sampah (bloatware). Karena itu, update yang diberikan oleh Motorola fokus kepada hal-hal yang juga akan hadir dalam semua perangkat smartphone seri Moto, serta Nexus (diproduksi oleh Motorola juga).

Fitur-fitur yang menyertai Android 5.0 tersebut meliputi antarmuka baru "Material Design," notifikasi di layar kunci (lockscreen), dukungan multi-user, serta software peningkatan daya tahan baterai yang disebut dengan "Project Volta."

Namun perlu diketahui, update Android 5.0 Lollipop baru tersedia untuk perangkat Motorola Moto G generasi kedua. Walau memiliki hardware yang identik, namun Moto G generasi pertama yang dirilis 2013 belum bisa diperbarui ke Lollipop.

Setelah Moto G ini, diperkirakan update-update Lollipop untuk perangkat seri Moto dan keluarga Nexus lainnya akan segera dirilis dalam waktu dekat.

Related Posts:

Apakah Inovasi Sudah Basi?

KOMPAS.com - Kata “inovasi” sedang berdengung di dunia bisnis saat ini. Setiap startup mengaku inovatif, dan para penulis, akademisi dan pemimpin industri mendiskusikan perlunya sebuah “budaya inovasi” dalam jurnal, berita, dan bahkan majalah penerbangan.

Sebagai VP Inovasi dan Design di Qlik, apakah saya seharusnya khawatir, jangan-jangan konsep ini sudah basi?

Sesungguhnya, yang saya khawatirkan adalah sedikitnya inovasi yang mendalam. Yang saya lihat adalah banyak perusahaan yang sebenarnya hanya menjual temuan yang lebih baik.

Inovasi atau Penemuan?

Apa bedanya? Inovasi membutuhkan pemahaman baru yang radikal terhadap beberapa pertanyaan dasar dari pekerjaan Anda. 

Ketika team James Dyson merancang sebuah kipas angin baru, mereka tidak memperbaiki desain bilah-bilahnya; mereka menciptakan cara baru untuk menggerakkan angin tanpa bilah sama sekali. 

Dengan begitu, mereka menjungkirbalikkan pemahaman paling mendasar kita tentang sebuah kipas angin. 

Sebelum itu, kipas angin bertahan selama ribuan tahun sejak seorang penghuni goa pertama kalinya mengibaskan angin dengan daun. Kipas angin tanpa bilah dari Dyson adalah revolusioner.

Di sisi lain, penemuan bertahap hanya memperluas apa yang sudah kita ketahui. Anda punya mesin pemotong rumput? Dan vacuum kebun yang terpisah? Gabungkan keduanya dan ciptakan sebuah mower-vac

Saya tidak menyangkal betapa cerdas pemikiran desainnya, tetapi saya tidak melihat inovasi yang kuat di sana.

Keragaman adalah kekuatan

Menata kembali prinsip-prinsip dasar memang tidak mudah dilakukan. Akan tetapi Anda bisa mengambil langkah untuk mendorong “budaya inovasi” yang sulit dipahami itu. 

Pertama, mari kita sendiri menjadi sedikit inovatif dan menanyakan usaha menciptakan budaya perusahaan. Sebuah gaya organisasi yang tunggal dan seragam biasanya jarang transformational. 

Anda perlu budaya yang beragam, dengan berbagai bentuk tempat pertemuan, yang mempertemukan orang-orang dengan latar belakang, bias dan konsep awal yang berbeda-beda. Keragaman tidak hanya untuk tujuan politis; tetapi juga memberikan keuntungan untuk riset dan pengembangan.

Karena itulah, di Silicon Valley, perusahaan dan investor mulai mengkhawatirkan karakter tenaga kerja mereka. Brand besar, seperti Google, Facebook, dan Yahoo menemukan mereka masih didominasi karyawan pria kulit putih. 

Mereka sadar ini adalah kelemahan. Keragaman bukan hanya menyenangkan; tetapi juga kuat.

Di Qlik, tempat pengembangan produk kami terletak di Swedia di mana perusahaan kami didirikan, tetapi juga di Amerika tempat markas besar kami. 

Manajer Produk kami berasal dari lebih dari 10 negara. Laboratorium riset kami berada di London, laboratorium skalabilitas kami berada di Paris. 

Team inovasi dan desain tersebar di Denmark, Belgia, Inggris, dan Amerika. Kami juga memiliki hub di di Kanada, Singapura, dan Perancis. 

Kami sendiri memiliki gagasan-gagasan yang berbeda tentang bagaimana mengelola pekerjaan, bagaimana membuat keputusan, dan tentang estetika produk kami. 

Budaya Beragam, Nilai yang Dianut Sama

Akan tetapi, variasi saja tidak cukup. Budaya beragam memerlukan nilai-nilai inti yang jelas dan diikuti bersama, yang memelihara dan mendukung inovasi. 

Di Qlik, nilai-nilai kami termasuk penekanan pada “tantangan” – kami mendorong diri kami sendiri untuk selalu menentang status quo. 

Kami menghargai diskusi yang terbuka dan terus terang, sehingga setiap orang, di mana pun, bisa mempertanyakan strategi, taktik dan operasi kami, dengan cara yang sopan. 

Nilai-nilai ini memastikan pendapat beragam yang kami inginkan dapat terdengar. 

Kami juga memerlukan budaya yang bergerak cepat, karena inovasi seringkali gagal – risiko itu sendiri tidak hanya terhadap pekerjaan, tetapi menjadi bagian dari kesenangan. 

Di dunia bisnis hari ini bila gagal, Anda perlu gagal dengan cepat. Team harus bertanggungjawab atas hal ini, sambil pada saat yang sama mendukung kebebasan personal dan organisasi untuk membuat kesalahan yang kemudian dapat menjadi pelajaran bagi kita. 

Keluar dari Kebiasaan

Ketika Anda mengembangkan budaya baru dalam organisasi Anda dan mendukung budaya tersebut dengan nilai-nilai inti yang diikuti bersama, maka manfaat sebenarnya pun akan muncul. Team Anda akan lebih bahagia, bergerak lebih cepat namun lebih aman. 

Dan sementara sebelum Anda mungkin akan memiliki gagasan bagus dari waktu ke waktu, dan mengalami kemajuan, Anda kini akan membuka skenario yang sama sekali baru. 

Team Anda yang beragam akan menanyakan pertanyaan yang berbeda-beda: jawaban yang muncul kemudian akan mengeluarkan kita dari kebiasaan usang. 

Didukung oleh nilai-nilai inti, Anda akan menemukan inovasi sesungguhnya. 

Related Posts:

Dibongkar, Ada Sony di Galaxy Note 4

KOMPAS.com - Galaxy Note 4 besutan Samsung tersebut selama ini mendapatkan pujian dalam hal kamera-nya. Ternyata, setelah dibongkar, rahasia di balik hasil foto yang detail dengan warna yang memuaskan itu adalah sensor buatan Sony.

Sensor kamera dengan resolusi 16 megapixel yang dipakai oleh Galaxy Note 4 setelah dibongkar adalah seri Sony IMX240. Sensor tersebut memiliki fitur auto-fokus yang cepat, serta teknologi phase-detection pixel dalam mengunci fokus dalam sensornya.

Sebelumnya, Samsung tidak banyak memberikan detail tentang kamera yang dipakai phablet 5,7 inci tersebut, seperti sensor berikut ukurannya. Perusahaan Korea itu hanya membocorkan spesifikasi resolusi kameranya saja.

Dilansir KompasTekno dari Phone Arena (21/10/2014), IMX240 dengan ukuran sensor 1/2,6 inci memang berukuran lebih besar, sekitar 15 persen, jika dibandingkan dengan kebanyakan sensor kamera yang dipakai oleh smartphone-smartphone saat ini, yaitu ukuran 1/3 inci. Pixel yang dikemas pun sedikit lebih kecil, yaitu ukuran 1,1 micron.

Sebelumnya, di lini smartphone Galaxy-nya, model S5 menjadi model pertama Samsung dengan sensor ISOCELL 16 megapixel yang dikembangkan oleh Samsung sendiri. Padahal lini smartphone Galaxy sebelumnya menggunakan sensor Sony.

Nampaknya, Samsung kurang puas dengan performa prosesor buatan mereka sendiri, lalu kembali menggunakan sensor buatan Sony.

Related Posts:

Windows 10 Diunduh 1 Juta Kali, Microsoft Kebanjiran Komentar

KOMPAS.com - Microsoft telah mengumumkan sistem operasi penerus Windows 8.1, yaitu Windows 10 pada awal Oktober ini. Kini, Microsoft mengklaim OS barunya yang masih dalam tahap Beta itu sudah dipakai 1 juta pengguna.

Microsoft memang sebelumnya telah membuat Windows Insider Program yang bisa diikuti oleh developer atau para penggemar Windows untuk mencoba sistem operasi baru tersebut. Kini, menurut klaim Microsoft, jumlah penguji OS WIndows 10 telah mencapai 1 juta orang.

"Kami telah mendapatkan sekitar 200.000 masukan dari para pengguna awal Windows 10 melalui program ini," aku Joe Belfiore, Corporate Vice President Operating Systems Group Microsoft dikutip KompasTekno dari Cnet (16/10/2014).

Beberapa masukan yang didapat Microsoft yang layak diperhatikan, antara lain penghapusan tombol Search atau Taskview baru yang diperkenalkan Microsoft. Selain itu pengguna juga menginginkan penggunaan local account yang lebih mudah.

Microsoft juga mendapat masukan agar mereka bisa mengakses PC Setting lebih cepat, tidak harus melalui Control Panel terlebih dahulu.

Menurut Belfiore, saran-saran tersebut muncul dari pengguna Windows 10 yang telah memakai sistem operasi tersebut selama beberapa hari, dan di PC sungguhan, bukan divirtual machine.

"Saran-saran itu membuat kami yakin bahwa mereka (developer) telah menggunakan Windows 10 dalam jangka waktu tertentu, bukan eksperimen beberapa menit saja," demikian ujar Belfiore.

Selain mendapat masukan, Microsoft juga memperoleh data berapa jumlah rata-rata aplikasi yang dipakai pengguna selama menjalankan OS Windows 10.

Menurut Microsoft, rata-rata pengguna menjalankan 7 aplikasi setiap harinya, jumlahnya mencapai 68 persen. Sementara sekitar 25 persen pengguna Windows 10 menjalankan lebih dari 26 aplikasi per hari, dan 5 persennya menjalankan 68 aplikasi per hari.

Related Posts:

Apple Sudah Jual 21 Juta iPhone 6

KOMPAS.com - Hampir satu bulan setelah diluncurkan, Apple ditaksir telah menjual iPhone 6 dan iPhone 6 Plus sebanyak 21 juta unit. Dengan laju penjualan seperti itu, diramalkan target Apple menjual 70-80 juta iPhone di akhir tahun bisa tercapai.

Analisis tersebut dikeluarkan oleh firma analitik Mixpanel yang dimuat oleh Forbes,Minggu (5/10/2014). Menurut Mixpanel, iPhone 6 dengan layar 4,7 inci melampaui penjualan iPhone 6 Plus 5,5 inci dengan rasio 4,25 berbanding 1.

Kendala suplai dan ketersediaan menjadi salah satu faktor mengapa iPhone 6 Plus kurang laku. Selain itu, kasus "Bendgate" atau iPhone 6 Plus yang mudah melengkung ternyata juga memengaruhi keputusan pembeli dalam memilih.

Saat ini, menurut Mixpanel, populasi iPhone 6 dibanding perangkat dengan sistem iOS lain telah mencapai 5,86 persen, sementara iPhone 6 Plus sebanyak 1,28 persen.

Jika dibandingkan dengan waktu minggu pertama iPhone 6 dan iPhone 6 Plus diluncurkan, yang jumlah penjualannya mencapai 10 juta unit, saat itu iPhone 6 yang aktif dgunakan sebanyak 3,22 persen dan iPhone 6 Plus sebanyak 47 persen.

Dengan membandingkan jumlah penjualan di minggu pertama tersebut, serta mempertimbangkan jumlah rata-rata peningkatan kedua model, maka Mixpanel menyimpulkan Apple telah menjual 21 juta unit iPhone 6 dan 6 Plus.

Jumlah tersebut memiliki rincian iPhone 6 yang terjual sebanyak 17 juta unit dan iPhone 6 plus sebanyak 4 juta unit.

Dengan laju penjualan seperti itu, maka Mixpanel memprediksi target Apple yang berencana menjual hingga 80 juta unit iPhone bakal segera terealisasi di akhir tahun ini, terlebih pemerintah Tiongkok telah memberikan izin penjualan di negara tersebut.

Related Posts:

Indosat dapat Penghargaan IaaS

KOMPAS.com - Indosat mendapatkan penghargaan dalam ajang Frost & Sullivan Indonesia Excellence Award 2014. Dalam ajang yang digelar Selasa (23/9/2014), Indosat meraih kategori "Indonesia Infrastructure as a Service Provider of the Year".

“Kami sangat bangga menerima penghargaan ini. Kategori Infrastructure as a Serviceatau IaaS atau biasa kita sebut Public Cloud dan Private Cloud adalah yang pertama kali diberikan di Indonesia,” tutur Fadzri Sentosa, Director & Chief Wholesale and Enterprise Officer Indosat, dalam keterangan resminya.

Indosat Group menawarkan layanan Infrastructure as a Service yang dirancang dan dibangun secara terintegrasi dengan platform yang sepenuhnya dikelola oleh pelanggan. Layanan IaaS disebut akan mereduksi risiko-risiko yang timbul jika suatu perusahaan membangun infrastruktur cloud sendiri. 

"Fokus Indosat pada Layanan Cloud IaaS tergambar pada pendapatan Indosat yang dua kali lebih besar dibanding tahun 2013," kata Danni Xu, Industry Analyst Data Centre and Cloud Asia Pacific dan  ICT Practice Frost & Sullivan.

Related Posts:

Intel Sediakan Contoh Tablet Android Murah

SAN FRANCISCO, KOMPAS.com  - Proses riset dan mengembangan adalah tahapan yang menyita banyak waktu dan biaya dalam proses pembuatan produk. 

Demi mempermudah para produsen perangkat rekanannya dalam hal ini, Intel memperkenalkan program desain acuan dasar atau Intel Reference Design for Android (RDA) untuk tablet Android murah.

Nantinya, rancangan tablet Intel bisa dipakai oleh para produsen perangkat untuk mengurangi biaya yang diperlukan untuk membawa sebuah produk -dalam hal ini tablet Android murah- ke pasaran.

“Dengan memanfaatkan program ini, para produsen perangkat bisa mengalokasikan sumber daya untuk berinovasi seputar produk mereka,” kata Corporat Vice President and General Manager, Software and Services Group, Intel Doug Fisher, Selasa (9/9/2014).

Doug Fisher, menjabarkan lebih lanjut soal program Intel RDA dalam konferensi IDF 2014 yang berlangsung minggu ini di San Francisco, AS.

Menurut Fisher, Intel akan bertnggung jawab mengerjakan proses perancangan dan update OS -termasuk patch sekuriti dan perbaikan bug- untuk perangkat tablet yang menggunakan desain acuan dasar ini.

Para rekanan yang menggunakan tablet rancangan Intel ini nantinya bakal membangun produk dengan daftar komponen (Bill of Materials) yang sudah diseleksi sebelumnya. 

Produk-produk pertama dari program Intel RDA diharapkan sudah akan mulai hadir di pasaran pada akhir 2014.

Related Posts:

Sony Perkenalkan Jam Tangan Pintar Android Wear

KOMPAS.com - Sesuai dengan kabar yang beredar sebelumnya, hari Rabu (3/9/2014) Sony memperkenalkan produk jam tangan pintar baru dengan sistem operasi Android Wear besutan Google. 

Sebagaimana dilaporkan oleh Engadget, wearable device bernama SmartWatch 3 ini memilki layar sentuh berukuran 1,6 inci (320x320) serta memiliki kapabilitas tahan air dan debu dengan sertifikasi IP68.

Di dalamnya tertanam prosesor quad-core 1,2 GHz RAM 512 MB, media penyimpanan internal berkapasitas 4 GB, baterai 420 mAh (diisi melalui kabel micro-USB), berikut dukungan NFC dan GPS.

Baterai SmartWatch 3 diklaim mampu memnghasilkan waktu pemakaian selama 2 hari. Angka tersebut bisa bertambah lama menjadi empat hari ketika jam tangan pintar berada dalam kondisi standby.

SmartWatch 3 dijadwalkan mulai tersedia di pasaran menjelang akhir tahun ini dengan harga 230 Euro atau sekitar Rp 3,6 juta.

Di samping SmartWatch 3, Sony turut memperkenalkan wearable device lain, yaitu “gelang pintar” bernama SmartBand Talk. Perangkat yang satu ini memiliki layar e-paper 1,4 inci dan dibanderol seharga 160 Euro atau sekitar Rp 2,5 juta.

Related Posts:

Di Indonesia, Xiaomi Gandeng Trikomsel

KOMPAS.com - Distribusi Xiaomi di Indonesia akan dilakukan dengan menggandeng mitra lokal. Kerjasama digelar Xiaomi dengan Trikomsel. 

Hal itu disampaikan dalam keterangan resmi PT Trikomsel Oke yang menyatakan telah ditunjuk secara resmi oleh Xiaomi sebagai distributor untuk memasarkan produk Xiaomi, ponsel dan aksesoris, di seluruh wilayah Indonesia.

Sugiono Wiyono Sugialam, Presiden Direktur Trikomsel, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/8/2014), mengklaim kombinasi produk dan harga Xiaomi akan menarik bagi pelanggan setia Trikomsel. 

Di Indonesia Trikomsel memiliki 108 poin distribusi yang melayani lebih dari 15.000 peritel pihak ketiga. Sedangkan Trikomsel sendiri memiliki jaringan 1.000 toko pada 183 kota yang tersebar di semua propinsi di Indonesia.

Steve Vickers, General Manager Xiaomi, Asia Tenggara, berharap dapat membawa jajaran ponsel "Mi" ke pengguna di Indonesia. 

Vickers mengatakan, hal itu akan dimulai dengan Redmi 1S, perangkat dengan layar 4,7 inch HD, prosesor quad-qore Snapdragon 400 dan dukungan dual-SIM. 

Trikomsel sejak Agustus 2014 merupakan anak usaha dari Polaris, distributor regional yang berbasis di Singapura.

(Catatan redaksi: isi dan judul berita ini telah dikoreksi agar sesuai dengan pernyataan pihak Xiaomi dalam gelaran peluncuran resmi di Jakarta yang belum bisa memastikan bahwa penjualan di toko fisik akan dilakukan di Indonesia).

Related Posts: